Realta Fantasia
Welcome.

Realta Fantasia menerima semua orang yang ingin bergabung di dalamnya, silahkan Log In jika sudah menjadi member dan Register jika minat bergabung dengan kami.

Ingat Forum ini bertemakan RPG Fantasy berbasis text, jadi jangan kaget jika menemukan hal-hal diluar logika ataupun akal sehat.

Semua yang ada disini hanya kesenangan semata.Mari jadikan Keajaiban sebagai Kenyataan disini.




 
HomeHome  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  Word CounterWord Counter  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Vero Veramente
Admin
avatar

Posts : 135
Age : 34

Public Card
Status Kependudukan: Pejabat Kota
Alice:
Sifat:

PostSubject: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Fri Aug 06, 2010 7:26 pm

Tittle : Can I Sleep In Your Lap
Timeline : Kamis , 12 Agustus 2010
Note : khusus untuk Riere dan juga Vero



"Biarkan aku istirahat sejenak"

Vero membaringkan badanya dengan ringat di rerumputan gelap yang tertutup bayangan dedaunan pohon besar yang berada disana, masa bodoh apakah pakaianya akan kotor atau tidak yang pasti dia ingin beristirahat dan jauh dari Staff House.

Sebenarnya, tumpukan file pekerjaan Vero masih tertumouk dan berserakan di kamarnya. Seharusnya dia menyelesaikan pekerjaan, tapi yang terjadi adalah dirinya pergi sejenak, mungkin melepas lelah atau rasa bosanya karena tidak enak juga selalu duduk dikursi yang sama setiap harinya, dan bekerja hanya dengan pulpen serta berlembar-lembar kertas yang kebanyakan harus dia ingat.

Tapi bukan berarti Vero akan kabur dari pekerjaanya, dia hanya beristirahat..dan setelah itu pergi lagi ke staff house karena memang pekerjaan yang diberikan padanya sangat penting, dia lalai maka sistem pemerintahan di Realta akan kacau, dia tidak menjadi panutan yang baik maka pasti masyarakat disana akan memberontak padanya. Semakin lama Vero semakin merasa takut dengan jabatanya itu, apakah benar dia dapat memerintah sebuah wilayah yang dihuni oleh orang-orang spesial seperti ini?.

Semakin pusing karena pikiran yang ada diotaknya, Vero memang benar-benar harus rileks, walau hanya sebentar.

______________________________________________

(c) Ava Signature made By Me
Public Card || Character Sheet
Che cosa devo pagare?
[center]So che le scuse non è sufficiente a cancellare i miei peccati.

[/center]
Back to top Go down
View user profile http://realta-fantasia.fantasyboard.net
Riere Wisseren

avatar

Posts : 326
Age : 20

Public Card
Status Kependudukan: Pelajar SMP
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Fri Aug 06, 2010 7:49 pm

Timeline dll ikut di atas xD

"Monster jahanam!"

"Pergi lah kau!"

"Semua ini salahmu! Dasar monster tak berperasaan!"


Kalimat-kalimat makian yang dulu ditujukan pada dirinya, kini kembali bersedandung di kepalanya. Setiap katanya terasa seperti pisau tajam yang menusuk-nusuk tubuhnya, menimbulkan rasa sakit yang perihnya tak tertahankan. Memori sedih yang senantiasa menghantui hidupnya, mengapa harus muncul dan menghancurkan kesenangannya? Dalam kekelaman yang ada, ia melakukan apa yang selalu ia lakukan; mengosongkan pikirannya dan mulai menatap langit. seorang bocah yang tengah berjalan-jalan di taman mengenakkan baju santai berwarna putih dan celana jins berwarna hitam itu membiarkan air mata menyusup keluar dari matanya, membasahi pipinya yang penuh dengan bekas luka, akibat kelakuan penduduk desa dahulu.

Dipandanginya langit biru yang terhiasi warna putih lembut awan. Entah mengapa, pemandangan itu memberikannya ketenangan. Mungkin karena dengan melihat langit ia dapat membayangkan, bagaimana perasaannya jika bisa terbang dengan bebas di langit, melupakan semua hal yang membuatnya sedih. Barangkali, rasanya akan seperti tinggal di surga. Suatu eufora yang sangat menggoda. Meski ia tahu, bahwa dengan dosa yang ia miliki, neraka pun mungkin tak akan mau menerima seorang yang hina dan menjijikkan seperti dirinya. Seseorang yang bisa dengan mudahnya mencabut nyawa hanya karena kemarahan yang membabi buta. Seorang monster berdarah dingin, tepat seperti panggilannya dulu....

Air mata yang jatuh, mulai mengering di pipinya, meninggalkan rasa dingin dan kaku. Tanpa sadar sang pemuda telah berjalan jauh, menyusuri tempat tinggal barunya. Tempat tinggal yang juga merupakan kesempatan hidup kedua miliknya. Sebuah kesempatan di mana dia dapat memperbaiki dirinya menjadi seorang manusia bukan monster. Dirinya pun tak sadar tersenyum atas pikiran yang terdengar indah itu. Tentu saja, kesempatan kedua itu, ia dapatkan karena seseorang. Orang yang menjadi kepala dari tempat 'spesial' ini. Jika ingatannya benar, orang itu bernama Vero Veramente. Ya, dalam hatinya Riere berterima kasih pada orang itu, tapi tentu saja ia tak akan menunjukkannya secara blak-blak an.

Tak sengaja, dirinya tersandung batu, dan dengan sukses ia terjatuh. Wajahnya terhantam tanah, membuat mukanya menjadi kotor. Lamuannya pun segera buyar dan ia pun merintih pelan karena sakit. Meski sudah sering merasakan sakit, tetap saja perasaan yang satu itu selalu berhasil membuatnya tak nyaman. Dengan pelan ia pun berdiri, berhati-hati tak ingin terjatuh atau melukai dirinya lagi. Di perhatikannya baju putihnya yang kini ternoda coklat tanah, secara refleks tangannya pun mulai membersihkan noda-noda itu dari bajunya.

Matanya yang berniat menatap langit lagi dan melanjutkan berjalan, tiba-tiba saja menangkap sosok orang yang ia kenal. Dipandanginya sebentar lelaki itu. Lelaki yang pertama kali ia kenal, juga orang yang memberinya kesempatan kedua itu. Setelah beberapa lama, kakinya melangkah, menuju tempat kepala negara itu berada. Saat kakinya berhenti bergerak, sang pemuda pun dengan pelan duduk di dekat orang itu. Ia tak berbicara satu katapun, tak yakin mau berbicara apa, lebih tepatnya ia tak mempercayai mulutnya sendiri untuk membuka topik yang bagus. Yang pasti matanya kini melihat wajah lelaki bernama Vero itu, seolah bertanya mengapa lelaki itu berbaring di taman ini.

______________________________________________

"Wahai Tuhan yang duduk di singgasana Surga, aku hanya ingin memperbaiki semuanya..."

AVATAR AND SIGNATURE CREDIT GOES TO DANDELION GIRL... (boy)
Back to top Go down
View user profile
Vero Veramente
Admin
avatar

Posts : 135
Age : 34

Public Card
Status Kependudukan: Pejabat Kota
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Fri Aug 06, 2010 8:17 pm

Matanya tertutup namun tidak bisa membuatnya tidur, apakah suasana tenang layaknya pulau tak berpenghuni yang sudah dia buat setenang mungkin bahkan tak merubah banyak di area prateria kurang cukup untuk menenangkan dirinya?. Karena Vero merasa sayang, wilayah Realta dulu hanyalah sebuah lahan yang cukup luas serta hutan-hutan kecil dengan banyak penduduk alam. Namun semua itu berganti dengan dibangunya rumah-rumah dan pertokoan kecil, itulah Realta...Vero sendiri yang merancang tentang pembangunan itu, tapi dia tetap menyiahkan wilayah didepan..wilayah yang sama sekali tidak diubah dan itulah Prateria.

Suasana seperti ini juga tidak buruk bukan?, beda dengan kota-kota besar yang ada di seluruh dunia saat ini, Vero menyukai suasana simple dengan minimnya teknologi. Tidak ada bangunan yang menjulang tinggi, tidak adanya kendaraan mewah dan berisik seperti mobil, tak ada bunyi-bunyi klakson mobil yang tidak sabar terjebak sebuah kemacetan, bukankah itu hal yang baik?. Vero hanya terdiam dengan senyuman kecil memikirkanya.

"hm?" Mata Vero terbuka saat mendengar bunyi rerumputan yang terinjak, melihat kearah sampingnya sedikit dan tanpa sadar sosok seseorang duduk disampingnya.

Riere Wisseren

Otak Vero masih ingat dengan jelas siapa pemuda itu, well mugkin karena Riere termasuk dalam kelompok Dangerous Ability. Namun pandangan Vero tertuju pada wajah pemuda itu, kenapa dengan wajahnya?tentu saja ada lecet-lecet berasal dari tanah. Apakah Riere baru saja terjatuh? wao..

"rie-chan~...kenapa mukamu lecet seperti itu? baru jatuh?" Ucap Vero dengan bahasa jepang yang kental saat mengucapkan nama lawan bicaranya, terkesan imut bukan?, Vero sendiri lalu duduk dan merogoh sesuatu di saku kemeja yang dia pakai.


______________________________________________

(c) Ava Signature made By Me
Public Card || Character Sheet
Che cosa devo pagare?
[center]So che le scuse non è sufficiente a cancellare i miei peccati.

[/center]
Back to top Go down
View user profile http://realta-fantasia.fantasyboard.net
Riere Wisseren

avatar

Posts : 326
Age : 20

Public Card
Status Kependudukan: Pelajar SMP
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Fri Aug 06, 2010 8:41 pm

Muka lelaki di depannya itu terkesan tenang dan damai. Sebuah perasaan yang tampak sangat kontras dengan perasaan kacau balaunya saat ini. Rasa iri mulai menyusup ke dalam hatinya, membuatnya kembali harus menahan air mata. Ia bisa saja membiarkan butiran-butiran air itu jatuh dari matanya saat menatap ke langit, tidak akan ada seorang pun yang tahu. Tetapi satu hal yang tak ingin ia lakukan adalah menunjukkan keadaan hatinya yang sudah bertahun-tahun ia biarkan hancur berkeping-keping, layaknya sebuah kaca yang dijatuhkan dari tingginya langit. Ingin rasanya ia menukar hatinya itu dengan perasaan milik lelaki di depannya itu. Mungkin hati lelaki itu tak sempurna, tapi ia ingin mengambil sebuah istirahat dari kesedihan yang ia rasakan saat ini. Bagaimanapun caranya....

"hm?"

Sebuah kata yang terlontar dari mulut Vero membuatnya terpenjat kaget. Jantungnya pun berdetak lebih cepat dari sebelumnya, seperti menghantam dada sebelah kirinya. Matanya pun terbelak kecil. Pikirannya segera berputar cepat harus melakukan apa, tapi saat mata lelaki itu terbuka dan melihat ke arahnya, secara refleks mukanya memasang sebuah ekspresi tenang. Sebuah eskpresi tenang di mana terdapat sebuah kesedihan mendalam di kedua mata goldennya. Diberanikan dirinya untuk menatap sepasang mata berwarna ungu gelap itu. Ia tak berani melakukan apapun.

Sekali lagi mulutnya terkunci rapat. Dibiarkannya pupil mata lelaki itu melihat keadaannya yang jelas saja habis terjatuh ke tanah. Dirinya hanya berkedip sekali, dua kali, seperti orang yang ketakutan akan terjadi apa-apa yang di luar pengetahuannya.

"rie-chan~...kenapa mukamu lecet seperti itu? baru jatuh?"

Rie-chan...??

Panggilan aneh sebenarnya. Ia tak suka dengan panggilan itu, nama itu memberikan kesan lemah pada dirinya, dan satu-satunya hal yang ia benci adalah menjadi lemah. Namun, Riere hanya diam saja, memberikan kebebasan pada orang itu untuk memanggilnya begitu. Toh, lelaki di depannya itu telah melihat sisi yang ia benci dari dirinya sendiri bukan?

Di samping panggilan nama itu, Riere mendengar jelas pertanyaan yang ditujukkan kepadanya. Sekali lagi, orang itu berhasil melucuti ekspresi tenangnya. Pertanyaan itu secara tidak langsung menunjukkan kecerobohannya, dan kecerobohan berarti kelemahan. Sayangnya pertanyaan itu benar, sang bocah memang terjatuh karena tersandung batu tadi, dan luka-luka lecet di wajahnya memang terasa sakit. Perih, tapi cukup tertahankan, karena lecet-lecet itu hanyalah luka minor.

"Ya."

Setelah jawaban yang ia keluarkan dengan suara pelan, pupil matanya dengan segera menangkap gerakan tangan Vero. Diperhatikannya bagaimana tangan itu masuk ke dalam saku dan tampaknya mau mengambil sesuatu dari sana. Trauma pun tak sengaja muncul ke permukaan memorinya. Seolah-olah lelaki di depannya itu akan melakukan hal buruk padanya. Meski ia tahu bahwa orang di depannya tak akan bermaksud buruk. Ditutuplah matanya sebentar, membiarkan air mata keluar dari sana.

______________________________________________

"Wahai Tuhan yang duduk di singgasana Surga, aku hanya ingin memperbaiki semuanya..."

AVATAR AND SIGNATURE CREDIT GOES TO DANDELION GIRL... (boy)
Back to top Go down
View user profile
Vero Veramente
Admin
avatar

Posts : 135
Age : 34

Public Card
Status Kependudukan: Pejabat Kota
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Sat Aug 07, 2010 8:04 pm

Sapu tangan

Yah hanya kain bewarna ungu muda yang feminim namun selalu ada dalam saku Vero. Hanya sapu tangan sederhana dengan inisial V yang berarti miliknya yang ingin diambil. Tujuanya juga hanya hal sepele, mengelap bekas-bekas kotoran di muka Riere yang membuatnya sedikit risih.

Digenggamnya sapu tangan itu di sisi-sisinya, menempelkan pada pipi Riere dan menekan-nekan dengan keras, tentu saja karena Riere laki-laki tidak mungkin dia perlakukan dengan sangat lembut.

"setidaknya kau sadar akan wajahmu itu, bersihkan dulu sana..." Melepaskan sapu tangan itu memberikanya ke tangan Riere, melihat bagaimana reaksi Riere apakah meresponya atau tidak karena dalam pandangan Vero , Riere tipe anak yang pendiam dan dingin walau belum tahu juga bagaimana sisi lain dari dirinya.

Tapi tetap saja, keputusan memasukkan Riere dalam Dangerous Ability adalah dari dirinya sendiri.

______________________________________________

(c) Ava Signature made By Me
Public Card || Character Sheet
Che cosa devo pagare?
[center]So che le scuse non è sufficiente a cancellare i miei peccati.

[/center]
Back to top Go down
View user profile http://realta-fantasia.fantasyboard.net
Riere Wisseren

avatar

Posts : 326
Age : 20

Public Card
Status Kependudukan: Pelajar SMP
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Sat Aug 07, 2010 8:50 pm

Meringis pelan. Perih rasanya saat pipinya ditekan keras dengan sapu tangan. Riere pun tetap memejamkan mata, setengah bersyukur karena lelaki di depannya itu tidak sadar bahwa ia tadi menangis. Matanya pun dibuka dengan cepat, dan ia melihat bahwa pandangannya tak lagi jelas. Dikedipkannya matanya beberapa kali untuk menghilangkan air yang mengganggu pandangannya itu.

"setidaknya kau sadar akan wajahmu itu, bersihkan dulu sana..."

Riere tersenyum kecil, baguslah lelaki di depannya tak bertanya apakah ia tak apa-apa atau tidak. Ia paling tak suka dengan kalimat itu, membuatnya kelihatan lemah sebenarnya. Di ambilnya dengan hati-hati saputangan itu dari tangan, dan dipakainya pelan-pelan, supaya tak menimbulkan sakit yang lebih lagi.

"Terima kasih,"

Kata-kata itu keluar begitu saja secara otomatis. Bocah ini pun cukup kaget akan dirinya yang bisa mengucapkan kata-kata seperti itu. Monster mengucapkan 'terima kasih', lucu juga sebenarnya.

Capek dengan kekakuan yang ada di sana, Rier pun mulai tertawa pelan.

"Pak Walikota bukan?"

Pertanyaan jelas yang sebenarnya tak lagi butuh jawaban. Hanya sekedar untuk pembuka pembicaraan saja. Sebuah pembicaraan yang nantinya akan menjadi cukup serius. Biarlah dimulai dengan basa basi sekadarnya, supaya nantinya tak memunculkan ke anehan.

"Terima kasih untuk beberapa hari yang lalu"

______________________________________________

"Wahai Tuhan yang duduk di singgasana Surga, aku hanya ingin memperbaiki semuanya..."

AVATAR AND SIGNATURE CREDIT GOES TO DANDELION GIRL... (boy)
Back to top Go down
View user profile
Vero Veramente
Admin
avatar

Posts : 135
Age : 34

Public Card
Status Kependudukan: Pejabat Kota
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Wed Aug 11, 2010 9:22 am

Kembali pada kegiatan yang dilakukanya tadi, bermalas-malasan. Namun kali ini dengan posisi berbeda memandang ada seseorang yang ada disampingnya. Langsung saja punggung Vero mendekat kearah batang pohon yang sebelumnya memberikan kesejukan saat pertama kali dia tiduran, tentu saja karena saat itu Vero berada diantara bayangan daun-daun pohon yang bergerak-gerak karena angin.

Kadang suasana tenang seperti ini menjadi favorit bagi Vero, karena Vero merasakan perubahan-perubahan besar yang akan ada di masa depan termasuk kondisi alam. Dalam hati Vero terdapat satu keinginan kecil. Keinginan agar Alicenya itu tidak bekerja dan Vero bisa berada pada zaman ini selamanya, karena di masa inilah keadaan alam yang seharusnya bisa dia nikmati.

Kembali pada apa yang dia lakukan sekarang, mata Vero lama-lama mulai menutup, namun.

"Terima kasih,"
"Pak Walikota bukan?"


Dua perkataan membuat mata Vero tidak jadi tertutup, hanya senyuman yang terpancar dari wajahnya mendengar perkataan tadi karena sedikit mengantuk.

"Terima kasih untuk beberapa hari yang lalu"

Beberapa hari yang lalu? , otak Vero mencoba mengingat apa yang dia lakukan terhadap anak ini. Yang pasti Vero masih sangat ingat dialah yang mengajak Riere, mengajaknya meninggalkan dunia normal dan tinggal disini. Realta Fantasia yang dia ciptakaan untuk semua yang sama dengan dia.

[out]

______________________________________________

(c) Ava Signature made By Me
Public Card || Character Sheet
Che cosa devo pagare?
[center]So che le scuse non è sufficiente a cancellare i miei peccati.

[/center]
Back to top Go down
View user profile http://realta-fantasia.fantasyboard.net
Riere Wisseren

avatar

Posts : 326
Age : 20

Public Card
Status Kependudukan: Pelajar SMP
Alice:
Sifat:

PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   Wed Aug 11, 2010 9:46 am

Tidak terdapat jawaban atas permintaan terima kasihnya, hanya sebuah senyum simpul. Hal itu sudah cukup bagus bagi bocah ini. Meski begitu ada satu hal yang membuatnya cukup kesal akan lelaki di depannya itu. Berani-beraninya orang itu tidur! Ayolah! Rier bukan orang yang semudah itu mengucap kata, apalagi kata 'terima kasih', mengapa malah tidur? Ditahannya kekesalannya itu, dan Rier pun kembali memandangi orang itu.

"Om? Capek lo?"

Jangan pernah mengharapkan sopan santun dari seorang monster. Yang diketahui bocah ini hanyalah membunuh, bukan berbicara, apalagi bersopan santun. Tapi, paling tidak kau bisa mendengar sedikit kekhawatiran dari nada monoton dan dingin yang di pakai.

Rier pun membiarkan orang itu, dan mulai memandangi langit biru yang disinari matahari dengan cerahnya itu. Di dengarnya suara gemerisik pelan yang diciptakan daun-daun dan angin yang bertiup. Ketenangan seperti inilah yang menjadi eufora baginya. Meski hanya bersifat sementara, ia menikmatinya. Fana, tapi bermakna. Di antara hidup yang kacau, jarang ia melihat pemandangan seperti ini. Mengingat bahwa darahlah yang menjadi makanan sehari-harinya. Well, itu sebelum ia memasuki tempat ini. Tidak lama pun, mata golden itu mulai menutup, membawa kesadaran bocah itu menuju keindahan mimpi.

Kepala milik tubuh itu pun terjatuh tepat ke pangkuan lelaki yang tampaknya setengah tidur itu. Bisa saja ia dilempar karena dianggap mengganggu, tapi untuk saat ini, ia tak peduli.

[out]

______________________________________________

"Wahai Tuhan yang duduk di singgasana Surga, aku hanya ingin memperbaiki semuanya..."

AVATAR AND SIGNATURE CREDIT GOES TO DANDELION GIRL... (boy)
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap   

Back to top Go down
 
[Finished][Private] Can I Sleep In Your Lap
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» I have explosive diarrhea and can't sleep.
» Drazhar Conversion - Finished 18 Dec
» I'm going to cry myself to sleep tonight... (9* Nekoht)
» Terminator- 2012 Year Base book (Private book, now public)
» Need help .... Is the Private Eye Career track broken?

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Realta Fantasia :: End Game :: Finished RP-
Jump to: